Dalam buku Miskin Dan Kaya Dalam Pandangan Al-Qur`an Toko Buku Islam Online berpendapat bahwa merupakan suatu aksioma
bahwa miskin dan kaya telah menjadi realita dalam kehidupan umat manusia.
Meskipun dapat di katakan bahwa keduanya ``saling berposisi``, tetapi juga
senantiasa berjalan beriringan mewarnai kehidupan manusia. Dan, dari realitas
ini dapat di simpulkan bahwa keduanya merupakan sunnatullah.
Berkaitan dengan itu TokoBuku Islam Online di buku yang ditulis oleh Muhammad Bahauddin al-Qubbani
ini berusaha menggambarkan relitas miskin-kaya sebagai sebuah sunnatullah dan
menjelaskan bagaimana seharusnya kita bersikap menghadapi realitas ini.
Sebagaimana realitas sunnatullah yang lain, yakni diciptakannya dunia ini dalam
pasangan-pasangan ``yang berposisi``, seperti laki-laki dan perempuan, ada
malam dan siang, ada tua ada muda, yang satu sama lain saling membutuhkan,
begitu juga dengan realitas miskin-kaya. Keduanya saling membutuhkan satu sama
lain.
Lebih lanjut lagi TokoBuku Islam Online mengurai tentang Satu titik simpul yang diungkapkan oleh
buku ini, yaitu pada dasarnya semua manusia adalah fakir. Karena, pada
hakikatnya semua yang ada di dunia ini adalah milik Allah, manusia hanya
meminjam untuk kemaslahatan kehidupannya di dunia. Oleh karena itu, jika ada
manusia yang sangat ``tamak`` kepada harta (dunia) dan merasa tidak fakir
(membutuhkan) kepada Allah, pada hakikatnya ia adalah miskin, karena di akhirat
nanti ia adalah orang yang tidak mempunyai apa-apa dengan dimasukkannya kedalam
neraka, akibat ketidakbutuhannya kepada Allah.
Untuk lebih gamblangnya, silahkan Anda membaca buku ini dengan seksama dan selamat dan mereguk hikmah yang dikandungnya. Kami hanya berharap semoga buku ini bermanfaat bagi kita semua. Maka, segera miliki buku tersebut di Toko Buku Islam Online
No comments:
Post a Comment