Wanita adalah sosok yang senantiasa menimbulkan kontroversi.
Sehingga banyak pihak yang mengadakan kajian khusus tentang eksistensinya dalam
kehidupan sosial. Akan tetapi, tidak sedikit kajian yang menjadikan saddudzdzar’ah
(tindakan preventif) sebagai alasan terlarangnya wanita dalam aktivitas sosial,
terutama yang melibatkan laki-laki atau kajian liberal yang memberikan
kebebasan mutlak kepada kaum wanita. Untuk kepentingan itu, mereka mendasarkan
kajiannya pada hadits dha’if dan maudhu atau hadits dan ayat Al-Qur’an yang
disalahtafsirkan.
Pada jilid ketiga dari buku Kebebasan Wanita ini, Abdul
Halim Abu Syuqqah menyajikan dalil-dalil sahih tentang keikutsertaan kaum
wanita dalam kehidupan sosial dan pertemuannya dengan kaum laki-laki. Yang
menarik, buku ini pun menyajikan keikutsertaan para sahabat, laki-laki maupun
wanita, sehingga memperjelas konsep penerapan saddudzdzri’ah. Anda yang
tertarik pada kajian tentang wanita dan haknya, sangat tepat jika membaca buku
ini.
Inilah 3 inti dari isi buku dari hak Kebebasan Wanita jili 3
1.
Bantahan, Dalil, dan Pendapat Seputar
Keikutsertaan Wanita dalam Kehidupan Sosial dan Pertemuannya Dengan Laki-laki
2.
Dialog Seputer Firman Allah, “Maka Mintalah dari
Belakang Tabir.” (al-Azhab: 53)
3.
Dialog Seputar Sikap Berlebihan dalam Menerapkan
Kaidah Saddudzdzari’ah
Buku ini adalah jilid ke-3 dari 6 Jilid buku karya Abdul Halim Abu Syuqqah, satu set buku yang di terbitkan oleh Gema Insani ini banyak di jual di toko buku muslim (tempat jual buku muslim bekas/baru) atau bisa didapatkan secara terpisah di toko buku online muslim. Baca juga artikel lainnya yang bersangkutan dengan wanita dalam Islam.
Judul Buku: Kebebasan Wanita (jilid 3)
Penulis: Abdul Halim Abu Syuqqah
Penerbit: Gema Insani
Tahun: 1997
Harga: Rp. 47.515
Jumlah Halaman: 316 Halaman

No comments:
Post a Comment