Friday, February 14, 2014

Karakteristik Wanita dalam Al-Qur'an


Berikut adalah kutipan sebagian karakteristik wanita pada buku hak kebebasan wanita yang ditulis oleh Abdul Halim Abu Syuqqah:

Kita tidak perlu panjang-lebar membahas karakteristik wanita sebelum Islam, kedudukannya yang dipandang lebih rendah, serta desakan dan himpitan yang dialaminya, baik di tengah bangsa Arab ataupun di tengan bangsa-bangsa dunia lainnya. Sebab, sudah banyak sekali tulisan yang mengupas masalah itu, seperti buku Qishatul Hadharah karangan Durant.

Laki-laki dan Wanita dari Asal yang Sama
Allah SWT berfirman: “Hai sekalian manusia, bertakwalah kepada Tuhanmu yang telah menciptakan kamu dari diri yang satu, dan dari padanya Allah menciptakan istrinya dan daripada keduanya Allah pemperkembangbiakkan laki-laki dan perempuan yang banyak. Dan bertakwalah kepada Allah yang dengan mempergunakan namaNya kamu saling meminta satu sama lain, dan (peliharalah) hubungan silaturahim. Sesungguhnya Allah selalu menjag dan mengawasi kamu.” (an-Nisa)

Tanggung Jawab Kemanusiaan Seorang Wanita
Allah SWT berfirman: “Sesungguhnya dalam penciptaaan langit dan bumi, dan silih begantinya malam dan siang terdapat tanda-tanda bagi orang-orang yang berakal, (yaitu) orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri atau duduk atau dalam keadaan berbaring dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi (seraya berkata): ‘Ya Tuhan kami, tiadalah Engkau menciptakan ini dengan sia-sia,, Maha Suci Engkau, maka peliharalah kami dari siksa neraka. Ya Tuhan kami, sesungguhnya barangsiapa yang Engkau masukkan ke dalam neraka, maka sungguh telah Engkau hinakan ia, dan tidak ada bagi orang-orang yang zalim seorang penolong pun. Ya Tuhan kami, sesungguhnya kami mendengar seruan yang menyeru kepaa iman, (yaitu): “Berimanlah kamu kepada Tuhanmu”, maka kami pun beriman. Ya Tuhan kami, ampunilah bagi kami kesalahan-kesalahan kami, dan wafatkanlah kami beserta orang-orang yang berbakti. Ya Tuhan kami, berilah kami apa yang telah Engkau janjikan kepada kami dengan perantaraan rasul-rasul Engkau, dan janganlah Engkau hinakan kami di hari kiamat. Sesungguhnya Engkau tidak menyalahi janji.’ Maka Tuhan mereka memperkenankan permohonannya (dengan berfirman): ‘Sesungguhnya aku tdak menyianyiakan amal orang-orang yang beramal di antara kamu, baik laki-laki atau perempuan, (karena) sebagian kamu adalah turunan dari sebagian yang lain. Maka orang-orang yang berhujrah, yang diusir dari kampung halamannya, yang disakiti pada jalan-Ku, yang berperang dan yang dibunuh, pastilah akan Kuhapuskan kesalahan-kesalahan mereka dan pastilah Aku masukkan mereka ke dalam surga yang mengalir sungai-sungai di bawahnya sebgai pahala dari sisi Allah. Dan Allah pada sisi-Nya yang baik.” (Ali Imran:190-195)

Pada surat-surat lain, Allah SWT pun berfirman:

“Barangsiapa yang mengerjakan amal-amal saleh, baik laki-laki maupun wanita sedang ia orang yang beriman, maka mereka itu masuk ke dalam surga dan mereka tidak dianiaya walau sedikit pun.” (an-nisa: 124)

“Barangsiapa yang mengerjakan amal saleh, baik laki-laki maupun perempuan daam keadaan beriman, maka sesungguhnya akan Kami berikan kepadanya kehidupan yang baik dan sesungguhnya akan Kami beri balasan kepada mereka dengan pahal yang lebih baik dari apa yang telah mereka kerjakan.” (an-Nahl: 97)

Pembebasan Wanita dari Kezaliman Jahiliah
Kezaliman ala jahiliah yang kerap menimpa wanita, diantaranya, adalah orang tua merasa susah dan senantiasa murung jika yang dilahirkan adalah bayi perempuan, pemeliharaan wanita sebagai makhluk yang hina, atau penguburan hidup-hidup bayi wanita karena merasa malu dan takut miskin.

Dalam hal ini, Allah SWT berfirman:
“Dan apabila seseorang dari mereka diberi kabar dengan (kelahiran) anak perempuan, hitamlah (merah padamlah) mukanya, dan dia sangat marah. Ia menyembunykan dirinya dari orang banyak disebabkan buruknya berita yang disampaikan kepadanya. Apakah dia akan memeliharanya dengan menanggung kehinaan ataukah akan menguburkannya ke dalam tanah? ketahuilah, alangkah buruknya apa yang mereka tetapkan itu.” (an-Nahl: 58-59)

Dan masih ada pembahasan-pembahasan lain tentang karakter wanita pada buku ini, seperti penegasan tentang karakteristik wanita, kemandirian dan kemerdekaan wanita untuk memilih antara iman dan kufur, kedudukan wanita dalam keluarga, karakteristik baik dalam menggunakan cadar, keikutsertaan wanita dalam masalah warisan, keikutsertaan wanita dalam kewajiban berhijraah dari negeri kufur, dan masih ada yang lainnya, serta baca artikel lain tentang wanita dalam Islam. Semua lebih lengkap di buku hak kebebasan wanita jilid 1 yang di jual di toko buku toko buku islami di seluruh Indonesia.




Judul: Kebebasan Wanita
Penulis: Abdul Halim Abu Syuqqah
Penerbit: Gema Insani
Tahun: 1997
Harga: Rp. 59.915
Jumlah Halaman: 332 halaman

No comments:

Post a Comment