Berikut adalah kutipan sebagian karakteristik wanita pada
buku hak kebebasan wanita yang ditulis oleh Abdul Halim Abu Syuqqah:
Kita tidak perlu panjang-lebar membahas karakteristik wanita
sebelum Islam, kedudukannya yang dipandang lebih rendah, serta desakan dan
himpitan yang dialaminya, baik di tengah bangsa Arab ataupun di tengan
bangsa-bangsa dunia lainnya. Sebab, sudah banyak sekali tulisan yang mengupas
masalah itu, seperti buku Qishatul
Hadharah karangan Durant.
Laki-laki dan Wanita
dari Asal yang Sama
Allah SWT berfirman: “Hai sekalian manusia, bertakwalah
kepada Tuhanmu yang telah menciptakan kamu dari diri yang satu, dan dari
padanya Allah menciptakan istrinya dan daripada keduanya Allah
pemperkembangbiakkan laki-laki dan perempuan yang banyak. Dan bertakwalah
kepada Allah yang dengan mempergunakan namaNya kamu saling meminta satu sama
lain, dan (peliharalah) hubungan silaturahim. Sesungguhnya Allah selalu menjag
dan mengawasi kamu.” (an-Nisa)
Tanggung Jawab
Kemanusiaan Seorang Wanita
Allah SWT berfirman: “Sesungguhnya dalam penciptaaan langit
dan bumi, dan silih begantinya malam dan siang terdapat tanda-tanda bagi
orang-orang yang berakal, (yaitu) orang-orang yang mengingat Allah sambil
berdiri atau duduk atau dalam keadaan berbaring dan mereka memikirkan tentang
penciptaan langit dan bumi (seraya berkata): ‘Ya Tuhan kami, tiadalah Engkau
menciptakan ini dengan sia-sia,, Maha Suci Engkau, maka peliharalah kami dari
siksa neraka. Ya Tuhan kami, sesungguhnya barangsiapa yang Engkau masukkan ke
dalam neraka, maka sungguh telah Engkau hinakan ia, dan tidak ada bagi
orang-orang yang zalim seorang penolong pun. Ya Tuhan kami, sesungguhnya kami
mendengar seruan yang menyeru kepaa iman, (yaitu): “Berimanlah kamu kepada
Tuhanmu”, maka kami pun beriman. Ya Tuhan kami, ampunilah bagi kami
kesalahan-kesalahan kami, dan wafatkanlah kami beserta orang-orang yang
berbakti. Ya Tuhan kami, berilah kami apa yang telah Engkau janjikan kepada
kami dengan perantaraan rasul-rasul Engkau, dan janganlah Engkau hinakan kami
di hari kiamat. Sesungguhnya Engkau tidak menyalahi janji.’ Maka Tuhan mereka
memperkenankan permohonannya (dengan berfirman): ‘Sesungguhnya aku tdak
menyianyiakan amal orang-orang yang beramal di antara kamu, baik laki-laki atau
perempuan, (karena) sebagian kamu adalah turunan dari sebagian yang lain. Maka
orang-orang yang berhujrah, yang diusir dari kampung halamannya, yang disakiti
pada jalan-Ku, yang berperang dan yang dibunuh, pastilah akan Kuhapuskan
kesalahan-kesalahan mereka dan pastilah Aku masukkan mereka ke dalam surga yang
mengalir sungai-sungai di bawahnya sebgai pahala dari sisi Allah. Dan Allah
pada sisi-Nya yang baik.” (Ali Imran:190-195)
Pada surat-surat lain, Allah SWT pun berfirman:
“Barangsiapa yang
mengerjakan amal-amal saleh, baik laki-laki maupun wanita sedang ia orang yang
beriman, maka mereka itu masuk ke dalam surga dan mereka tidak dianiaya walau
sedikit pun.” (an-nisa: 124)
“Barangsiapa yang
mengerjakan amal saleh, baik laki-laki maupun perempuan daam keadaan beriman,
maka sesungguhnya akan Kami berikan kepadanya kehidupan yang baik dan
sesungguhnya akan Kami beri balasan kepada mereka dengan pahal yang lebih baik
dari apa yang telah mereka kerjakan.” (an-Nahl: 97)
Pembebasan Wanita
dari Kezaliman Jahiliah
Kezaliman ala jahiliah yang kerap menimpa wanita,
diantaranya, adalah orang tua merasa susah dan senantiasa murung jika yang
dilahirkan adalah bayi perempuan, pemeliharaan wanita sebagai makhluk yang
hina, atau penguburan hidup-hidup bayi wanita karena merasa malu dan takut
miskin.
Dalam hal ini, Allah SWT berfirman:
“Dan apabila seseorang
dari mereka diberi kabar dengan (kelahiran) anak perempuan, hitamlah (merah
padamlah) mukanya, dan dia sangat marah. Ia menyembunykan dirinya dari orang
banyak disebabkan buruknya berita yang disampaikan kepadanya. Apakah dia akan
memeliharanya dengan menanggung kehinaan ataukah akan menguburkannya ke dalam
tanah? ketahuilah, alangkah buruknya apa yang mereka tetapkan itu.”
(an-Nahl: 58-59)
Dan masih ada pembahasan-pembahasan lain tentang karakter wanita pada buku ini, seperti penegasan tentang karakteristik wanita,
kemandirian dan kemerdekaan wanita untuk memilih antara iman dan kufur,
kedudukan wanita dalam keluarga, karakteristik baik dalam menggunakan cadar, keikutsertaan wanita dalam masalah warisan,
keikutsertaan wanita dalam kewajiban berhijraah dari negeri kufur, dan masih ada yang lainnya, serta baca artikel lain tentang wanita dalam Islam. Semua lebih lengkap di buku hak kebebasan wanita jilid 1 yang
di jual di toko buku toko buku islami di seluruh Indonesia.
Judul: Kebebasan Wanita
Penulis: Abdul Halim Abu Syuqqah
Penerbit: Gema Insani
Tahun: 1997
Harga: Rp. 59.915
Jumlah Halaman: 332 halaman

No comments:
Post a Comment